DESA VISESA UBUD

Hari raya Nyepi biasa digunakan orang seperti kami untuk melepaskan penat dan berlibur di villa/hotel. Diselimuti dengan hijaunya sawah dan hutan Ubud, Desa Visesa menjadi pilihan kami. Alasan utama kami adalah di Visesa ‘katanya’ kami dapat merasakan nuansa seperti kembali ke alam, belajar budaya Bali, sekaligus berlibur dengan suasana pedesaan. Mari kita liat bener kah Visesa itu Back to Nature banget!

LOKASI

Hanya berjarak 5 menit dari pusat kota Ubud, Desa Visesa ternyata memang memiliki suasana yang sangat berbeda dengan pusat kota. Dengan luas 6,5 hektar (iya bener, enam setengah hektar!), area resort ini dipenuhi dengan pepohonan dan tanaman hijau dan rindang; dan tentunya udara yang sejuk dan segar bak di pedesaan.

visesa

WELCOME & CHECK-IN

Suasana alami pedesaan Bali langsung terasa kental ketika kami memasuki area Desa Visesa Ubud. Turun dari mobil kami langsung disambut dengan jembatan besar yang menjadi penghubung menuju ke Lobby utama. Berbagai elemen arsitektur Bali terlihat melengkapi desain Lobby yang modern minimalis, sebuah perpaduan yang unik.

Udara panas pun tidak terasa karena suara air gemericik dari kolam renang yang berada disebelah Lobby mengiringi lantunan merdu lagu instrumental Bali yang diputar.

Upacara 'Melukat' sebagai penyambutan kami setiba di Visesa Ubud

Upacara ‘Melukat’ sebagai penyambutan kami setiba di Visesa Ubud

Prosesi welcome check-in disini unik loh! Untuk pertama kali dalam seumur hidup, kami mengikuti ritual blessing atau dalam Bahasa Bali-nya ‘melukat’. Air tirta (air suci) dan bija (beras) ditempelkan pada dahi sebagai sambutan. Orang Bali selalu melukat setelah persembahyangan sebagai penyucian jiwa dalam diri.

Kami juga diberikan gelang Tri Datu yang memiliki arti simbolik relasi manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam (Tri Hita Karana). Wah, terasa seperti menjadi orang Bali beneran!

Selain itu, kami juga diberikan minuman tradisional Bali yaitu loloh sebagai welcome drink. Seusai proses check-in selesai, kami diantarkan ke kamar menggunakan boogie car.

VILLA RESORT (AKOMODASI)

Klasik Modern adalah style yang tepat untuk mendeskripsikan kamar di villa kami. Bangunan minimalis modern yang dihiasi dengan lantai tegel kunci yang mengkilap dan dipercantik juga dengan berbagai ukiran kayu white-washed khas Bali, sangat terlihat sempuran dengan warna cat putih bersih.

Kamar suite dengan desain minimalis romantis lengkap dengan bathtub yang elegan

Kamar suite dengan desain minimalis romantis lengkap dengan bathtub yang elegan

Bathtub bergaya modern langsung menangkap perhatian kami pertama kali kami masuk ke dalam kamar. Seolah-olah langsung memanggil kami untuk ber’leyeh-leyeh’ santai.

villa
Melangkah keluar teras, kami mendapati kolam renang pribadi kami dikelilingi dengan tanaman hijau dan asri. Berbaring di day bed sebentar, kami langsung merasa segala penat hilang dan kami langsung switch-on ke mode Back to Nature! Ini baru namanya liburan!

RESTAURANT

Selama menginap di Desa Visesa Ubud, kami memilih untuk sunrise breakfast dipinggir hamparan sawah hijau. Sembari menikmati sarapan di atas gubuk tradisional, kami bisa menikmati udara pagi yang sejuk dan terik matahari yang hangat. Seluruh masakan disini menggunakan bahan-bahan organik yang dipanen langsung dari sawah atau kebun di area Desa Visesa Ubud.

breakfast di Visesa Ubud

THINGS TO DO

Hal terbaik yang menjadi alasan kami memilih Desa Visesa Ubud adalah adanya berbagai macam aktivitas yang sangat menarik dan mencerminkan kehidupan alami orang lokal Bali dan aktivitas yang menyertakan elemen tradisional Bali, seperti:

  1. Permaculture Fun Journey

    Salah satu kegiatan yang paling seru adalah mencoba menjadi petani untuk sehari. Kami diajarkan bagaimana proses dan cara yang benar untuk menanam padi dan memetik sayuran dari ladang yang ada di area perkebunan Desa Visesa Ubud.

    bertani di desa Visesa Ubud

  2. Bersepeda (Cycling Along Pathway of Rice Fields)

    Luas area desa Visesa ini 6,5 hektar loh! Banyak sekali pemandangan yang bisa dinikmati sambil bersepeda. Hembusan angin sore saat bersepeda mengelilingi jalanan subak (sawah) merupakan terapi yang unik dan pengalaman yang tak terlupakan.

    Bersepeda mengelilingi luasnya area desa Visesa Ubud merupakan salah satu aktivitas favorit kami

    Bersepeda mengelilingi luasnya area desa Visesa Ubud merupakan salah satu aktivitas favorit kami

  3. Yoga

    Tak lengkap rasanya berlibur kembali ke alam tanpa melakukan yoga sambil menikmati indahnya matahari tenggelam di sore hari.

    yoga

  4. Afternoon Tea

    Kegiatan afternoon tea dapat dilakukan dari jam 3 – 5 sore. Disini kami bersantai di gubugan sambil minum teh dan menikmati snack. Pemandangan sawah hijau dan petani yang hendak selesai bekerja menarik kerbau bajak menghadirkan suasana yang berbeda seperti yang biasa kami dapatkan di Jakarta.

    teatime

  5. Spa Aksara Ring Sarira (Spa di Dalam Gua)

    Spa yang dilakukan di dalam gua ini menggunakan terapi dengan bambu. Sebelum memulai spa, dilakukan ritual penyucian terlebih dahulu. Spa di dalam gue yang dikelilingi oleh alam ini menyimbolkan 5 elemen yang menciptakan harmonisasi. Ketika memulai, energy kami ‘dilihat’ terlebih dahulu untuk menentukan energy apa yang harus digunakan sebagai treatment sehingga kelima elemen dalam tubuh kami selalu seimbang.

    spa

Desa Visesa Ubud
Jalan Suweta, Bentuyung Sakti
Ubud, Gianyar 80571
Phone: +62 (0361) 209 1788
Instagram: @DesaVisesa
Website: Desa Visesa Ubud Official Website

Bagaimana Menurutmu?

Tentang penulis

Liburan Bali

Liburan Bali bertujuan untuk menginspirasi netizen untuk berlibur ke Bali dengan memberikan tips dan rekomendasi wisata, kuliner dan aktifitas terbaik di Bali.

www.LiburanBali.net

Tinggalkan komentar